HOUSTON, KOMPAS.com — Seorang wanita Texas yang mengidap virus H1N1 telah meninggal dunia awal pekan ini. Kasus kematian tersebut merupakan yang kedua terkait kehadiran virus H1N1 di daratan AS.
Ini untuk pertama kalinya seorang warga AS meninggal karena virus tersebut. Pada kasus kematian pertama, seorang anak balita Meksiko yang bersama keluarganya berada di perbatasan Brownsville meninggal dunia setelah menjalani perawatan flu babi di sebuah rumah sakit di Houston pada 27 April.
Badan pelayanan kesehatan negara bagian Texas mengatakan, seorang wanita tidak dapat bertahan hidup dalam kasus kematian flu babi kedua AS atau tepatnya di daerah Cameron, dekat perbatasan AS-Meksiko atau termasuk Brownsville. Terdapat 403 kasus flu baru H1N1 yang telah dikonfirmasi di 38 negara bagian AS. Virus itu diperkirakan akan meluas ke negara bagian AS lainnya dan menimbulkan sejumlah kasus berat, bahkan kematian, meski sejauh ini dampaknya terbilang ringan.
Sumber : Antara








